"DO THE BEST AND ALSO YOU GET THE BEST"

Senin, 24 November 2014

Kamu ga pernah ngerti kalo yg semua aku lakuin itu buat bantu wujudin mimpi kamu. 
Kamu ga pernah tau kalo aku selalu doain kamu, disini. Cuma satu, supaya kamu bisa dapetin cita cita kamu. Iya kamu ga bakalan ngerti, semuanya untuk kamu. Biar kamu bahagia. 
Biar ketika kamu sudah mencapai puncak mimpi kamu, disitu ada aku. Ada bagian dari aku dalam hidup kamu.

Selasa, 04 November 2014

Semacam Song Review: Dekat Di Hati by RAN



Pertama nemu lagu ini sebenernya gara - gara sering liat "Listening to" nya temen - temen di path. Penasaran, langsung searching videonya di youtube. Yah belum ada video klipnya :( alhasil nemu video liriknya aja nih, nothing to lose sih lumayan jadi ga usah nyari nyari liriknya lagi.
Oke deh dengerin lagunya sambil memahami satu persatu syairnya. 1 kali denger "asik nih nadanya, dengerin lagi ah", 2 kali denger "eh liriknya bagus juga, coba lagi ah", 3 kali denger "oke kayanya mesti download lagunya deh"
Downloaded! "oke mari kita dengarkan lagunya! eh eh kok tapi... aaaaaakkkkk seneeeeng banget sama lagu satu ini!!! Honestly, asli ga pake boong!" haha oke ini gua lebay banget.
Tapi beneran lagu ini sukses bikin gua jatuh cinta lagi sama group yang 1 ini, setelah sekian lama gua agak bosan dengerin lagu mereka.
Lagu tentang Long Distance Relationship ini bikin gua agak sedikit throwback pas jamannya.... eeeem ga usah dicurhatin juga lah yak.
Iya sebenernya agak ngenes ngenes ngegemesin gitu sih lagunya ya secaraaa ya tau lah rasanya LDR-an kaya gimana. Tapi si RAN ini sukses ngebungkus sense kesedihan LDR itu jadi menyenangkan lewat lirik lagu dekat di hati ini. Ibaratnya tuh dodol yang dibungkus kertas coklat cadburry haha *penting banget nih* . Walaupun jenis musiknya ga jauh beda sama lagu - lagunya RAN yang terdahulu, tapi lagu ini berhasil memberikan something new buat RAN.
Lagu dari album "Hari Baru" ini ternyata sukses juga menempati chart nomor 1 di Itunes. wohoooo!
Dan lagu ini berhasil jadi lagu yang paling sering gua puter selama kuarang lebih 2 bulan ini.
Selain itu, pesan dalam lirik lagu dekat di hati ini lumayan dahsyat yaa buat para korban LDR. Iya walaupun beda jarak dan waktu, selama kalian masih memandang langit yang sama, intinya saling percaya dan komunikasi lah yang paling penting walaupun hanya berjumpa via suara :)


Rabu, 29 Oktober 2014

I know that I don't own you,
     and perhaps I never will,
so my anger when you're with her,
   I have no right to feel.


                     I know that you don't owe me,
                      and I shouldn't ask for more,
                     I shouldn't feel so let down,
                     all the times when you don't call



      What I feel; I shouldn't show you,
       so when you're around I won't,
     I know I have no right to feel it
       but it doesn't mean I don't

Jumat, 10 Oktober 2014

Ada "kamu"


Ada kamu dalam setiap pagiku
Ada kamu dalam setiap aku pulang dari kantor dan mulai merebahkan badan
Ada kamu di setiap saat aku memasang earphone di telinga, mendengarkan lagu
Ada kamu di setiap aku mendengarkan lagu, sambil tersenyum atau menangis
Ada kamu dalam setiap aku tersenyum atau menangis karna mendengarkan lagu sambil menyatukan bayangan – bayangan imaginasi tentang kita
Ada kamu ketika bayangan – bayangan imaginasi itu menghantarkanku pada rasa kantuk dan terlelap
Ada kamu dikala tidurku berbuah mimpi hingga aku terbangun esok pagi

Terima kasih untuk selalu ada disetiap waktu walaupun kamu tidak ada disisiku

kamu” adalah setiap pikiranku tentang kamu.




Selasa, 08 Juli 2014

Aku Mau Tenang..

Tuhan maaf kalau lagi lagi aku mengeluh.
Aku saat ini sedang berada di titik lelah.
Aku hanya ingin bebas dari semua perasaan yang tak kunjung jelas arahnya ini.
Aku lelah terus merasa bersalah atas semua yang telah aku lakukan.
Aku penat dengan semua perasaan yang meracau di hatiku, yang aku rasa ini hanya masalah dengan diriku sendiri saja.
Tak ada lawan, hanya diriku.

Aku hanya mau tenang dan membiarkan semuanya mengalir begitu saja sesuai kehendak-Mu.
Tanpa aku harus menghawatirkan tiap detiknya.
Menikmati tiap rasa dari Anugerah-Mu.

Memang aku yang bodoh, dan memang aku yang salah.
Tapi aku mau berhenti menyalahkan diriku sendiri.
Aku tahu aku salah, tapi sudahlah.
Semuanya belum tentu dapat membalikkan keadaan seperti dulu lagi.
Dia pergi dan aku tidak dapat mencegahnya.
Lalu apa...
Lagi lagi aku menyerahkan segalanya pada-Mu, Sang Maha pembolak-balik hati.

Senin, 23 Juni 2014

Maaf, tapi sungguh...

Menyesal...
Aku sedikit enggan untuk mengatakan hal ini.
Tapi memang kata itu yang paling menggambarkan keadaaan ku sekarang.
Maaf kalau aku terlalu memaksakan kehendakku.
Maaf kalau aku terlalu cepat untuk mengungkapkan apa yang aku rasa.
Maaf juga kalau semuanya membuat kamu tidak nyaman.

Saat itu aku hanya ingin mendapatkan kejelasan.
Aku hanya tidak ingin melewati batas rasa.
Aku hanya tidak ingin menganggap lebih atas apa yang belakangan ini terjadi.
Aku hanya ingin tenang, tanpa beban apapun yang mengganggu fikiranku.
Saat itu.

Terlalu cepat.
Salahku yang terlalu tidak sabar.
Meminta kamu menjauh, padahal aku nyaman ketika kamu dekat.
Aku pergi mungkin disaat yang tidak tepat.
Mungkin ketika kamu sedang butuh-butuhnya.

Sudah tak aneh jika penyesalan datang terlambat.
Tapi aku ingin kita kembali seperti dahulu.
Saling peduli, bercerita dan mendengarkan.

Aku sudah tak peduli lagi dengan asa ku.
Aku hanya ingin kamu disini, dengan segudang ceritamu yang siap aku dengarkan.
Aku tak peduli lagi dengan tuntutan "keegoisanku" yang dulu aku harapkan.


Maaf....
Tapi sungguh... 
Aku rindu.

Kamis, 19 Juni 2014

Untitled

Rasanya seperti lari sambil menahan perih.
Sakit..
Harusnya aku sembuhkan dulu lukanya, baru berlari.
Tapi aku tau untuk menyembuhkannya butuh waktu lama.
Terlebih aku disini, sendirian.

Mereka terus berlari.
Tapi aku hanya bisa melihat.
Ya, terkadang aku hanya ingin jadi penonton saja.
Sibuk berkutat dengan kesibukanku.
Bukan karena tidak mau menjadi pemain seperti mereka.
Tapi, aku sedang menunggu.
Hemm.. lagi lagi menunggu.
Aku hanya ingin mendapatkan apa yang aku inginkan.
Dan semoga saja aku butuhkan juga.

Kadang otak dan hatiku bertabrakan.
Logika yang terus berkata tidak, bertabrakan dengan rasa yang terus melaju.
Berlari sambil menahan perih.

Entah, sampai saat ini aku belum menemukan kunci jawabannya.
Walau sudah aku tegaskan.
Tapi keyakinan itu masih ada, terpampang jelas.
Aku masih yakin....
Tapi aku tak punya alasan untuk bertahan...

Lalu ketika aku sudah bisa berlari dengan bebas...
Akankah aku kembali lagi, ketempat itu.
Dengan keyakinan yang sama, tapi keadaan yang berbalik.
Ditunggu, bukan lagi menunggu.
Menjadi pemain yang ditonton.
Semoga saja... Kamu.

Minggu, 01 Juni 2014

Selamat Pagi!

Selamat pagi!
Sederhana namun mampu memberi semangat.
Selamat pagi!
Dapat membuat sebuah simpul senyuman ketika membacanya.
Selamat pagi!
Dua kata namun dapat mengubah perasaan hingga 24 jam ke depan.
Selamat pagi!
Bisa menunjukkan sebuah perhatian.
Se-simple itu kata selamat pagi, namun bisa begitu berarti bagi beberapa orang. Termasuk aku. Entah mengapa kata itu begitu menyenangkan, ketika kamu yang mengucapkannya. Kata yang selalu aku tunggu ketika membuka telepon genggamku. Walaupun tak pernah terdengar langsung, tapi dapat mengalirkan semangat positif di setiap pagiku. 
Selamat pagi!
Untuk kamu yang sekarang tak pernah mengucapkan Selamat Pagi lagi.

Minggu, 02 Maret 2014

Curhat Buat Sahabat (Rectoverso)

"...Tak ada yang muluk dari obat flu dan air putih. Tapi kamu mempertanyakannya seperti putri minta dibuatkan seribu candi dalam semalam."
Sahabatku, usai tawa iniIzinkan aku bercerita:
Telah jauh, ku mendakiSesak udara di atas puncak khayalanJangan sampai kau di sana
Telah jauh, ku terjatuhPedihnya luka di dasar jurang kecewaDan kini sampailah, aku di sini...
Yang cuma ingin diam, duduk di tempatkuMenanti seorang yang biasa sajaSegelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakitYang sudi dekat, mendekap tangankuMencari teduhnya dalam matakuDan berbisik : "Pandang aku, kau tak sendiri,oh dewiku..."Dan demi Tuhan, hanya itulah yangItu saja kuinginkan
Sahabatku, bukan maksud hati membebani,Tetapi...
Telah lama, kumenantiSatu malam sunyi untuk kuakhiriDan usai tangis ini, aku kan berjanji...
Untuk diam, duduk di tempatkuMenanti seorang yang biasa sajaSegelas air di tangannya, kala kuterbaring... sakitMenentang malam, tanpa bimbang lagiDemi satu dewi yang lelah bermimpiDan berbisik : "Selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku..."
Wahai Tuhan, jangan bilang lagi itu terlalu tinggi